Kalkulator HPP Bandwidth & Distribusi
// HPP murni core → distribusi wilayah Jawa Tengah → biaya operasional (OPEX)
① Biaya Core — Infrastruktur Pusat
Node Core — Infrastruktur Pusat
② Biaya Distribusi — Wilayah Jawa Tengah
Jalur Distribusi Wilayah
③ Biaya Operasional — OPEX
Pengeluaran Operasional Bulanan
HPP Murni Core
—
HPP Distribusi Akhir
—
Rincian OPEX per Bulan
Beban OPEX / Mbps
—
HPP TOTAL (Distribusi + OPEX)
—
Komposisi Harga Jual & Analisis Profit
// Skema kontensi (1:N) dedicated → broadband · Pemotongan BHP, USO & PPh
① Referensi HPP & Kapasitas
Input HPP (ambil dari Tab HPP atau isi manual)
② Skema Paket & Kontensi Broadband
ℹ Penjelasan Skema Kontensi (1:N): Kapasitas dedicated dapat dipecah menjadi paket broadband dengan rasio oversell. Contoh: 1 Mbps dedicated dengan skema 1:4 = dijual sebagai 4 Mbps broadband. Semakin tinggi rasio, semakin kompetitif harga retail (tapi kualitas turun saat jam sibuk). Cocok untuk segmen massal.
Definisi Paket Layanan
▸ PAKET LITE / HOME
Broadband Massal
▸ PAKET SME / BISNIS KECIL
Broadband Standard
▸ PAKET ENTERPRISE / KORPORAT
Dedicated
▸ PAKET WHOLESALE / RESELLER
Dedicated
③ Pengaturan Pajak & Regulasi
Persentase Pemotongan Wajib
📋 Catatan Regulasi ISP Indonesia: BHP Telekomunikasi (PP No. 80/2015) wajib disetor 0,5% dari pendapatan kotor. Kontribusi USO/KPU (Universal Service Obligation) sebesar 1,25% dari pendapatan kotor untuk layanan universal. PPN 11% adalah pajak yang dipungut dari pelanggan (pass-through, tidak masuk laba). PPh Badan 22% dari laba sebelum pajak.
Revenue Blended / Mbps Ded
—
HPP Total / Mbps Ded
—
Biaya pokok termasuk OPEX
Margin Kotor / Mbps Ded
—
—
Laba Bersih / Bulan
—
—
Rincian Profit per Segmen Paket
Laporan Laba Rugi Bulanan (Estimasi Lengkap)
Analisis BEP & Pengembalian CAPEX
// Estimasi kapan investasi infrastruktur kembali · Proyeksi cashflow kumulatif
CAPEX Recovery
Cashflow Projection
ROI Analysis
① Komponen Investasi (CAPEX)
Rincian CAPEX Infrastruktur
② Parameter Proyeksi
Asumsi Pertumbuhan & Profitabilitas
Total CAPEX
—
Investasi awal
BEP (Break Even Point)
—
—
ROI Tahunan (Tahun 1)
—
Annual return on investment
Laba Bersih @ Horison
—
—
Progress Pengembalian CAPEX
0%
Bulan 0
25%
50%
75%
Horison
📊 Visualisasi Cashflow Kumulatif (per 6 bulan)
■ Negatif (belum BEP) ·
■ Positif (sudah BEP) ·
■ Titik BEP
📋 Tabel Proyeksi Cashflow Bulanan
| Bln | Pendapatan | Laba Bersih | Kumulatif | Sisa CAPEX | Status |
|---|
Manajemen Arus Kas Pinjaman
// Simulasi amortisasi + PPh 23 antar entitas (CV → PT)
Pemberi: CV Perusahaan Anda
Penerima: PT Sistem Interkoneksi Data
PPh 23: 15%
Parameter Pinjaman
| Bln | Sisa Pokok | Cicilan Pokok | Bunga PT | PPh 23 | Netto Bunga CV | Kas Keluar PT | Kas Masuk CV |
|---|